Selasa, 15 Januari 2013

INDIKATOR KINERJA SMK3 PERUSAHAAN


Dalam menetapkan tujuan dan sasaran K3 perusahaan harusmenggunakan indikator kinerja yang dapat diukur sebagai dasarpenilaian kinerja K3 yang sekaligus merupakan informasi mengenaikeberhasilan pencapaian SMK3.Dengan adanya indikator kinerja maka akan dihasilkan suatu sasaranK3 yang khusus dimana sasaran tersebut dapat diukur, dicapai, sesuaidengan kenyataannya serta memiliki jangka waktu pencapaiannya.
Misalnya :
Tujuan : Melaksanakan SMK3
Sasaran            : Penerapan SMK3 secara penuh dalam waktu enam bulanIndikator: % unit kerja yang memenuhi criteria
Sasaran khusus: Seluruh unit kerja dalam perusahaan memenuhi seluruh kriteria audit SMK3 dalamwaktu 6 bulan.

Tujuan : Mengurangi cidera akibat penanganan manual di gudang 
Sasaran            : Pengurangan cidera sebesar 50% dari data tahun lalu
Indikator          : % jumlah cidera akibat penanganan manual
Sasaran khusus: Mengurangi jumlah cidera akibat penanganan manual di gudang sebesar 50% daridata cidera tahun lalu.

Beberapa indikator K3 lainnya yang dapat digunakan yaitu ;
1.      Indikator Negatif 
-       Angka kecelakaan kerja
-       Angka kasus penyakit akibat kerja
-       Jumlah laporan pelanggaran K3
-       Jumlah ketidaksesuaian pelaksanaan SMK3

2.      Indikator Positif 
-       Penyelesaian suatu program kerja
-       Jumlah pelatihan yang terlaksana
-       Penyelesaian tindakan pengendalian risiko
-       Angka hasil pengukuran lingkungan kerja
-       Jumlah pemakaian alat pelindung diri
-       Jumlah alat K3 yang tersedia
-       Tingkat kepuasan karyawan akan pelaksanaan K3

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar